Sodium Bicarbonate (Teknis) - Turki

  • Asal: Turki
  • Nomor CAS: 144-55-8
  • Kode HS: 2836.30.00
Nama IUPAC
sodium hydrogen carbonate
Formula molekul
NaHCO3
Berat molekul (g/mol)
84.0100
Sinonim & Nama Dagang
Sodium bicarbonate; Baking soda; Sodium hydrogen carbonate; E500
Kemurnian/Uji (%)
99% min
Bentuk Fisik
Padat

Dokumen Teknis

Ikhtisar Singkat Sodium bikarbonat, juga dikenal sebagai baking soda, adalah senyawa kimia dengan rumus molekul NaHCO3. Tampaknya kristal putih atau bubuk dan mudah larut dalam air atau mata air mineral. Sodium bikarbonat terjadi di alam melalui mineral nahcolite atau thermokalite. Sodium bikarbonat adalah senyawa amfoter yang bereaksi dengan senyawa asam atau basa. Dapat bereaksi dengan asam asetat untuk menghasilkan natrium asetat. Ia juga bereaksi dengan senyawa basa seperti natrium hidroksida untuk menghasilkan karbonat. Sodium bikarbonat akan terurai menjadi zat stabil lainnya, natrium karbonat, pada suhu di atas 149°C dan juga menghasilkan air dan karbon dioksida sebagai produk sampingan. Proses Manufaktur Sodium bikarbonat dapat diproduksi menggunakan proses Solvay. Ernest Solvay pertama kali memperkenalkan proses ini pada tahun 1860-an dengan mereaksikan natrium klorida dengan karbon dioksida dan amonia dalam air. Sodium bikarbonat yang dihasilkan dari proses ini dapat diubah menjadi senyawa lain, seperti soda ash (Na2CO3) atau soda cuci (Na2CO3.10H2O). Proses pembuatannya ditunjukkan di bawah ini: 1. Pembuatan Sodium Bikarbonat Proses ini terjadi dengan mereaksikan natrium klorida dengan karbon dioksida dan amonia dalam air. Kalsium karbonat digunakan dalam reaksi ini sebagai sumber karbon dioksida, dan produk sampingan kalsium oksida digunakan untuk memisahkan amonia dari amonium klorida. Sumber karbon dioksida lainnya adalah dari es kering. Reaksinya adalah: NaCl (aq) + NH3 (aq) + CO2 (s) + H2O → NH4Cl (aq) + NaHCO3 2. Mengekstrak Sodium Bicarbonate Produk dari reaksi pada langkah 1 adalah natrium bikarbonat dan amonium klorida. Pada suhu kamar, kedua senyawa tersebut larut. Namun, pada suhu di bawah suhu kamar, amonium klorida lebih larut daripada natrium bikarbonat, yang membuatnya lebih mudah untuk mengekstrak kristal dari larutan. Metode lain untuk mengekstraksi natrium bikarbonat dari amonium klorida adalah dengan mereaksikan kalsium hidroksida dengan amonium klorida. Produk dari proses ini adalah gas amonia, uap air, dan kalsium klorida dalam fase cair.