
PP Homopolimer J170H (Injeksi) - Korea Selatan
- Bentuk Fisik
- Padat
- Konsentrasi
- Pure substance
- Penampilan/Warna
- White to off-white solid
- Status Prekursor Obat
- Non-precursor
Kategori
Dokumen Teknis
khtis
ar Singkat Polimer termoplastik yang dikenal sebagai homopolimer polypropylene, yang seluruhnya terbuat dari monomer propilena, memiliki struktur isotaktik yang luar biasa yang menghasilkan penyelarasan dan pengaturan rantai molekul yang seragam dan peningkatan kristalinitas. Fitur ini memberikan material kekakuan superior, ketahanan kimia, dan isolasi listrik. Homopolimer ini memiliki titik leleh yang tinggi dan digunakan dalam sejumlah proses manufaktur, termasuk cetakan injeksi dan ekstrusi, untuk menghasilkan lembaran, pipa, dan bahan kemasan. Sifat mekanik dan termal yang luar biasa menjadikannya pilihan populer di industri barang konsumsi, bangunan, dan otomotif.
Proses Pembuatan
Selama produksi homopolimer polypropylene, monomer propilena dipolimerisasi. Berikut adalah sinopsis singkat dari pendekatan ini:
Polimerisasi: Menggunakan katalis Ziegler-Natta, yang biasanya terdiri dari senyawa logam transisi dan ko-katalis organoaluminium, prosesnya melibatkan polimerisasi propilena. RanTAI polipropilen homopolimer dengan berat molekul tinggi terbentuk ketika katalis memulai reaksi. Kondisi proses: Sifat-sifat homopolimer polypropylene yang dihasilkan dapat disesuaikan dengan menyesuaikan variabel proses seperti tekanan dan suhu. Struktur dan karakteristik molekul polimer dipengaruhi oleh perubahan ini.Aditif: Antioksidan, stabilisator, dan alat bantu pemrosesan adalah beberapa contoh aditif yang dapat meningkatkan kekuatan dan stabilitas polimer.Teknik pemrosesan: Homopolimer polypropylene biasanya dibuat dengan metode pencetakan injeksi atau ekstrusi. Polimer dibentuk menggunakan teknik ini untuk membuat barang jadi seperti pipa, lembaran dan kemasan. Berbagai industri, termasuk barang konsumsi, konstruksi, dan otomotif, dapat memperoleh manfaat dari sifat khusus homopolimer polypropylene yang diproduksi oleh produsen melalui kontrol yang cermat terhadap proses polimerisasi, modifikasi kondisi,
